Tips

​H-2 Minggu Batas Lapor SPT 2026: 11,2 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor, DJP Ingatkan Sanksi Denda

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat tren positif dalam kepatuhan perpajakan tahun ini. Hingga Selasa, 14 April 2026, sebanyak 11,22 juta Wajib Pajak (WP) tercatat telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 melalui sistem Coretax.

​Angka ini merepresentasikan sekitar 73,48% dari target pelaporan tahun ini yang dipatok sebesar 15,27 juta SPT. Mengingat batas waktu pelaporan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dan Badan hanya menyisakan waktu sekitar dua minggu lagi, masyarakat diimbau untuk segera menuntaskan kewajibannya sebelum tenggat waktu berakhir pada 30 April 2026.

​Berdasarkan keterangan resmi DJP, berikut adalah rincian data pelapor hingga pertengahan April 2026:

  • ​Wajib Pajak Orang Pribadi (OP): Sebanyak 10.927.450 SPT telah masuk. Porsi terbesar berasal dari WP OP Karyawan, disusul oleh WP OP Non-Karyawan (usahawan/pekerja bebas).
  • ​Wajib Pajak Badan (Perusahaan): Sebanyak 299.289 SPT telah dilaporkan (mencakup perusahaan dengan tahun buku Januari-Desember serta beda tahun buku).

​Sebagai informasi bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, pemerintah memberikan relaksasi khusus tahun ini. Batas waktu yang semula berakhir pada 31 Maret, kini diperpanjang hingga 30 April 2026. Kebijakan ini dibarengi dengan penghapusan sanksi administrasi berupa denda keterlambatan bagi WP OP yang melapor selama masa perpanjangan satu bulan ini.

​Namun, relaksasi ini tidak mengubah batas waktu untuk Wajib Pajak Badan yang tetap jatuh pada tanggal 30 April 2026.

​Waspada Denda Keterlambatan

​DJP mengingatkan bahwa setelah melewati tanggal 30 April, sanksi administrasi akan kembali berlaku secara normal bagi mereka yang belum melapor:

  • ​WP Orang Pribadi: Denda sebesar Rp100.000.
  • ​WP Badan: Denda sebesar Rp1.000.000.

​Hingga saat ini, tercatat lebih dari 18 juta akun Wajib Pajak telah berhasil teraktivasi dalam sistem Coretax, yang diharapkan mampu mempercepat proses pelaporan secara mandiri dan transparan.

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Dinkes Sulsel Perketat Pengawasan Antisipasi Influenza A

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza…

1 week yang lalu

Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau

Pengembangan bioenergi tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan…

2 weeks yang lalu

Dulu Antre Makan Gratis, Kini Jadi Triliuner Teknologi

Kisah hidup Jan Koum menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial dan masa lalu yang kurang…

3 weeks yang lalu

Bos Nvidia: Chip Buatan China Tinggal Hitungan Nanodetik Saja di Belakang AS

Amerika Serikat dan China tak hentinya berkompetisi mengembangkan teknologi paling canggih. Di industri semikonduktor, khususnya…

4 weeks yang lalu

Harga Emas Dunia Turun 1,8% Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Inflasi AS

Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin, setelah lonjakan harga…

4 weeks yang lalu

KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis

Presiden Prabowo dorong negara BRICS manfaatkan ekonomi hijau dan mineral kritis untuk perkuat posisi dalam…

1 month yang lalu