Gaya Hidup

Hari Pelanggan Nasional 2026, Saatnya Konsumen Lebih Cermat Memilih Produk Ramah Hutan

Hari Pelanggan Nasional 2026 menjadi momentum mengajak konsumen lebih cermat memilih produk berlabel FSC demi mendukung kelestarian hutan. Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, program FSC Forest Week mengajak masyarakat lebih cermat saat membeli produk berbahan dasar hutan. Mengusung tema “Choose Forests. Choose FSC,” kampanye ini mendorong konsumen mempertimbangkan asal bahan baku dan proses produksi sebelum menentukan pilihan.

Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Konsumen dapat menerapkan langkah tersebut dengan memilih produk yang mencantumkan label Forest Stewardship Council (FSC).

Rangkaian FSC Forest Week 2026 berlangsung sepanjang September hingga Desember 2026 melalui berbagai kegiatan edukasi dan kampanye kreatif. Program yang disiapkan mencakup FSC Forest Week InstaCook Contest, FSC Forest Week Packaging Hunt Contest, dan FSC Forest Week Cover Song Contest.

Berbagai kegiatan mengangkat pentingnya pengelolaan hutan berkelanjutan, penggunaan produk berlabel FSC, dan kontribusi konsumen terhadap masa depan hutan.

Business & Value Chain Development Manager FSC Indonesia, Indra Setia Dewi, mengatakan konsumen perlu memahami dampak dari produk yang mereka gunakan. “Ketika masyarakat memilih produk berlabel FSC, mereka ikut berkontribusi terhadap perlindungan hutan dan keberlanjutan sumber daya alam,” katanya.
Indra juga mendorong pelaku industri hospitality, termasuk hotel, restoran, dan kafe, menggunakan lebih banyak produk berlabel FSC dalam operasional sehari-hari. Penggunaan tersebut dapat mencakup kemasan makanan dan minuman, tisu, kertas, serta berbagai produk berbahan dasar hutan lainnya.
“Keberhasilan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab membutuhkan kolaborasi di seluruh rantai nilai, mulai dari pemilik hutan, industri, pemilik merek, retailer, hingga konsumen,” sebut Indra.
Menurutnya, FSC Forest Week dapat memperkuat kolaborasi tersebut sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai dampak pilihan produk terhadap keberlanjutan sumber daya alam.

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Dinkes Sulsel Perketat Pengawasan Antisipasi Influenza A

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza…

2 weeks yang lalu

Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau

Pengembangan bioenergi tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan…

4 weeks yang lalu

Dulu Antre Makan Gratis, Kini Jadi Triliuner Teknologi

Kisah hidup Jan Koum menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial dan masa lalu yang kurang…

1 month yang lalu

Bos Nvidia: Chip Buatan China Tinggal Hitungan Nanodetik Saja di Belakang AS

Amerika Serikat dan China tak hentinya berkompetisi mengembangkan teknologi paling canggih. Di industri semikonduktor, khususnya…

1 month yang lalu

Harga Emas Dunia Turun 1,8% Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Inflasi AS

Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin, setelah lonjakan harga…

1 month yang lalu

KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis

Presiden Prabowo dorong negara BRICS manfaatkan ekonomi hijau dan mineral kritis untuk perkuat posisi dalam…

1 month yang lalu