Makassar

Makassar Segera Miliki PSEL Senilai Rp3 Triliun, Solusi Sampah Jadi Energi Terbarukan

Langkah besar diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi krisis sampah di wilayah metropolitan. Bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Selatan, telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi wilayah Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, dan Takalar).

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif
Faisol Nurofiq, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi dan Walikota Makassar, Munafri Arifuddin. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah terhadap percepatan pembangunan infrastruktur hijau di Sulawesi Selatan.

Proyek PSEL yang akan dibangun di Tamangapa, Kecamatan Manggala, tidak hanya akan melayani sampah domestik Kota Makassar, tetapi juga dirancang untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan sampah di wilayah aglomerasi Mamminasata. Dengan nilai investasi mencapai kurang lebih Rp3 triliun, fasilitas ini akan menggunakan teknologi insinerasi modern yang mengonversi limbah menjadi energi listrik bersih.

“Alhamdulillah setelah melalui proses yang panjang serta meyakinkan pemerintah pusat maka hari ini kami melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) proyek strategis nasional senilai kurang lebih 3 Trilliun bersama Pemkot Makassar, Pemkab Gowa, Pemkab Maros dan disaksikan/ dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Bapak Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P di Rujab Gubernur Sulsel,” kata Andi Sudirman Sulaiman dalam unggahannya di media sosial.

Proyek ini diharapkan mampu meminimalisir penggunaan lahan TPA yang kian terbatas dan mengurangi emisi gas rumah kaca di Sulawesi Selatan. Selain itu, proyek ini diprediksi akan membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Dengan penandatanganan ini, tahap konstruksi diharapkan dapat segera dimulai sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan dalam rencana strategis nasional.

“Semoga PSEL ini nantinya akan menjadi solusi system persampahan regional dan pilot project dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI,” harap Sudirman.

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Dinkes Sulsel Perketat Pengawasan Antisipasi Influenza A

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza…

2 days yang lalu

Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau

Pengembangan bioenergi tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan…

1 week yang lalu

Dulu Antre Makan Gratis, Kini Jadi Triliuner Teknologi

Kisah hidup Jan Koum menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial dan masa lalu yang kurang…

2 weeks yang lalu

Bos Nvidia: Chip Buatan China Tinggal Hitungan Nanodetik Saja di Belakang AS

Amerika Serikat dan China tak hentinya berkompetisi mengembangkan teknologi paling canggih. Di industri semikonduktor, khususnya…

3 weeks yang lalu

Harga Emas Dunia Turun 1,8% Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Inflasi AS

Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin, setelah lonjakan harga…

3 weeks yang lalu

KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis

Presiden Prabowo dorong negara BRICS manfaatkan ekonomi hijau dan mineral kritis untuk perkuat posisi dalam…

4 weeks yang lalu