Siapbaca.com, Makassar_ Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diperingati Kamis, 2 Mei 2019 dilaksanakan di Rujab Gubernur dengan irup Wakil Gubernur Sulsel. Pidato seragam Mendikbud yang dibacakan Wagub Andi Sudirman Sulaiman, salah satu poin pentingnya adalah peradaban dunia yang berkembang secepat deret ukur, sementara dunia pendidikan bergerak seperti deret hitung. Hadirnya revolusi industri 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dapat mempengaruhi cara berpikir, berprilaku dan karakter peserta didik.
Bertindak sebagai pasukan pengibar bendera adalah Paskibra SMA Negeri 14 Makassar. Walaupun hujan mengguyur saat pelaksanaan upacara dan upacara dipindahkan ke Baruga Karaeng Pattingalloang, namun Paskibra SMANFALS tak bergeming sedikitpun sampai tuntas melaksanakan tugas menggerek bendera merah putih ke tiang bendera gubernuran. Sesuai motto Paskibra yaitu tidak takut salah, tidak takut kalah, tidak takut jatuh dan tidak takut mati. Seluruh peserta upacara hardiknas salut akan keteguhan prinsip yang dimiliki Paskib SMANFALS.
Rijal selalu pemimpin barisan merasa bangga bersama pasukannya yang diberi kesempatan sebagai pengibar bendera di salah satu hari nasional, apalagi ini hari Pendidikan di tingkat Sulsel. Siswa yang masih duduk di kelas XI ini mengaku deg-degan juga karena tidak memiliki waktu yang cukup untuk latihan persiapan, apalagi melibatkan banyak pasukan. Semoga kedepannya Paskib SMANFALS semakin bisa berjaya dan diberi kepercayaan serta terus berprestasi tutupnya.
Nurhidayah Masri selaku Kepala SMAN 14 Makassar merasa sangat bangga pada anak-anak Paskib SMANFALS yang bisa menunjukkan kebolehannya menjadi penggerek bendera di puncak peringatan Hardiknas Tingkat Sulsel tahun 2019 ini. Walapun Gubernuran diguyur hujan, 60 orang pasukan yang bertugas tetap tegar dan tak surut semangatnya menaikkan sang merah putih. Yayat penggilan akrabnya menjelaskan bahwa salah satu organisasi ekskul di sekolah yang dipimpinnya banyak menorehkan prestasi dan telah menjuarai berbagai event adalah Ekskul Paskibra, terakhir merebut Piala Bergilir Gerak di Kabupaten Gowa. Yayat pun berpose bersama dengan siswanya setelah upacara usai.(sm)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza…
Pengembangan bioenergi tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan…
Kisah hidup Jan Koum menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial dan masa lalu yang kurang…
Amerika Serikat dan China tak hentinya berkompetisi mengembangkan teknologi paling canggih. Di industri semikonduktor, khususnya…
Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin, setelah lonjakan harga…
Presiden Prabowo dorong negara BRICS manfaatkan ekonomi hijau dan mineral kritis untuk perkuat posisi dalam…