Awan hitam semakin pekat menyelimuti tim kebanggaan Sulawesi Selatan, PSM Makassar. Bertanding di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Senin, 2 Maret 2026, skuad Juku Eja justru dipermalukan tamunya, Persita Tangerang, dengan skor telak 2-4. Hasil ini memastikan PSM gagal memutus rantai kekalahan beruntun yang kini telah memasuki pekan-pekan krusial.
Kekalahan 2-4 ini seolah mengonfirmasi bahwa ada masalah mendalam di tubuh tim. Sempat mencoba menyerang lewat dua gol di babak pertama yang dieksekusi Yuran Fernandes pada menit ke 9 dan A. Neto menit 26, lini belakang PSM justru tampil kocar-kacir menghadapi transisi cepat Pendekar Cisadane di babak kedua.
Empat gol yang bersarang ke gawang PSM melalui A. Andrejic menit 35, P. Ganet menit 37, R. Rodriguez menit 74 dan Hokki Caraka menit 88, menunjukkan betapa rapuhnya koordinasi antar lini yang biasanya menjadi kekuatan utama tim ini.
Hasil memalukan pada 2 Maret 2026 ini menambah panjang daftar kekalahan beruntun PSM di kompetisi musim ini. Rentetan hasil negatif ini menjadi salah satu periode terburuk bagi klub dalam beberapa tahun terakhir.
Kehilangan poin demi poin secara beruntun membuat posisi PSM di klasemen semakin melorot mendekati zona merah. Dengan hasil ini, PSM tidak bergerak dari posisi ke-13 klasemen sementara BRI Superleague 2025/2026, yang tercatat hanya mampu mengumpulkan 23 poin dari 24 pertandingan, selisih 5 poin dengan PSBS Biak yang berada di zona degradasi.
Atmosfer di Stadion GBJH usai laga terasa sangat tegang. Sorakan kekecewaan dan tuntutan evaluasi total bergema dari tribun penonton, sebagiannya lagi memilih turun ke lapangan untuk melayangkan protesnya secara langsung. Para suporter menilai manajemen dan tim pelatih harus segera mengambil langkah radikal untuk menghentikan tren kekalahan beruntun ini sebelum nasi menjadi bubur.
Kekalahan 2-4 dari Persita ini menjadi alarm keras bagi manajemen PSM. Pasalnya, dalam 12 pertandingan, PSM hanya mampu meraih 1 kali kemenangan, 2 kali hasil imbang dan 9 kali kekalahan. Jika tidak ada perubahan signifikan dalam strategi dan mentalitas bertanding di laga berikutnya, sejarah besar PSM terancam tercoreng oleh performa paling buruk sepanjang musim 2026 ini.
Kecoak termasuk dalam ordo Blattodea, kelompok serangga yang memiliki lebih dari 4.500 spesies di seluruh…
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk…
Langkah besar diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi krisis sampah…
Siapa yang bisa menolak kesegaran nanas di siang hari yang terik? Buah bernama latin Ananas…
Kabar membanggakan datang dari SMAN 20 Makassar. Sebanyak 34 siswa dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi…
Kabar gembira bagi pengguna transportasi publik di Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memberlakukan…