Tips

Bagaimana Kalau “Gunakan Sistem Kebut Semalam Dengan Cara Ini”?

Sistem kebut semalam merupakan sistem kerja yang paling akrab dengan beberapa mahasiswa maupun pelajar. Sistem ini sering digunakan untuk mengerjakan tugas yang tenggat waktunya (deadlines) sudah sangat dekat.

Sebenarnya tenggat waktu itu sangat ampuh dan berguna karena membuat kita fokus dan menciptakan keadaan yang mendesak. Tenggat waktu juga dapat menjadi pendorong eksternal untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus kita lakukan.

Namun, pada kenyataannya masih banyak diantara kita yang kewalahan bekerja dibawah tekanan dengan tenggat waktu yang sempit. Tenggat waktu yang sempit terjadi karena tidak mampu mengatur jadwal dengan baik, sehingga menjadi kebiasaan menyelesaikan pekerjaan dengan sistem kebut semalam.

Mau menjadikan sistem kebut semalam yang selalu membuat mu kewalahan menjadi lebih berguna?

Gampang!

Begini caranya:

1.Gantilah sistem kebut semalam menjadi sistem kebut beberapa malam sebelumnya.

Kamu bisa menjalani hidupmu dengan membuat banyak tenggat waktu.

Sistem kebut beberapa malam sebelumnya membuat kita memiliki beberapa tenggat waktu yang masuk akal.

2.Buatlah tenggat waktunya beberapa hari atau beberapa minggu sebelum tenggat waktu sebenarnya dan buatlah dirimu sendiri percaya akan hal itu.

Dengan cara tersebut, pekerjaan mu akan cepat selesai bahkan sebelum tenggat waktu sebenarnya tiba.

Setiap orang membutuhkan tenggat waktu agar mampu mengendalikan dirinya sendiri dari rasa malas yang haqiqi.

Bagi orang yang sering menerapkan sistem kebut semalam pastilah cukup sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Tapi ingat, sistem kerja seperti ini merupakan salah satu pemicu meningkatnya rasa khawatir dan stres yang berlebihan. Pikiran yang kurang sehat pun akan turut mempengaruhi sistem metabolisme tubuh.

Jadi, kalau tidak dibiasakan dari sekarang kapan lagi?

Penulis: Rezhi

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Di Tengah Ancaman Global, Cadangan Beras RI 5 Juta Ton, DPR Angkat Topi

Jakarta, – Di tengah tekanan global dan potensi gangguan pasokan pangan dunia, Indonesia justru menunjukkan…

1 month yang lalu

Sinergi Orang Tua dan Budaya: Kartini Fest 2026 SMANSA Makassar Berlangsung Meriah

Semangat perjuangan R.A. Kartini kembali bergelora di SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar. Melalui kolaborasi apik…

1 month yang lalu

SMA Negeri 1 Makassar Buka Pendaftaran Siswa Baru 2026, Simak Jadwal dan Jalur Masuknya!

​Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMA Negeri 1 Makassar resmi merilis jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru…

1 month yang lalu

Wujudkan Konektivitas, Pemprov Sulsel Mulai Pengaspalan Jalan Aroepala Makassar Melalui Proyek MYP

Kabar baik bagi warga Kota Makassar dan pengguna jalan lintas Kabupaten Gowa. Pemerintah Provinsi Sulawesi…

1 month yang lalu

​H-2 Minggu Batas Lapor SPT 2026: 11,2 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor, DJP Ingatkan Sanksi Denda

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat tren positif dalam kepatuhan perpajakan tahun ini. Hingga…

1 month yang lalu

Si Penyintas Tangguh: Mengenal Lebih Dekat Dunia Kecoak

Kecoak termasuk dalam ordo Blattodea, kelompok serangga yang memiliki lebih dari 4.500 spesies di seluruh…

2 months yang lalu