Teknologi

Benarkah Teknologi Penyebab Utama Penyakit Hipokinetik Di Masyarakat?

Teknologi kini berkembang semakin pesat. Semua kebutuhan primer bisa dibeli melalui internet dengan bantuan aplikasi, bisa nonton bola, konser, film di TV, bisa ngobrol via chat, bisa belajar di google, dan lain-lain. Bisa disimpulkan bahwa teknologi mempermudah kehidupan manusia. Tanpa perlu melakukan gerakan dan ongkos yang banyak semua kini sudah bisa kita dapatkan.

Tapi belum lama ini kita mengenal istilah hipokinetik di pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan. Hipokinetik merupakan penyakit yang timbul akibat minimnya bergerak. Rupanya jika kita jarang bergerak akan sangat mempengaruhi kebugaran kita. Ini mungkin bisa menjadi salah satu jawaban mengapa orang dulu itu umurnya tinggi-tinggi. Ternyata itu disebabkan karena di kala itu mereka melakukan segala keperluannya dengan fisik mereka sendiri. Akibatnya tubuhnya menjadi lebih kuat dan segar.

darunnajah.com



apa iya teknologi bisa membunuh kita secara perlahan? Apa kita kembali ke jaman batu saja ya?? Tanpa komputer, tanpa mobil, tanpa telpon, dan teknologi lainnya??? Atau kita ambil solusi yang lain. Memberikan porsi yang seimbang antara teknologi dengan pergerakan kinetik kita. Gunakan teknologi hanya untuk keperluan yang benar-benar penting dan tidak dapat dilakukan oleh fisik kita. Berikan porsi yang seimbang agar bisa memaksimalkan teknologi untuk mempermudah kehidupan kita dan juga tidak memberikan penyakit hipokinetik.

Ada beberapa contoh yang mungkin bisa kita lakukan.

1. Sesekali jangan gunakan remote televisi, gunakan tubuh anda untuk mengganti chanel di TV,

2. Jangan gunakan blender untuk mengaduk bumbu masakan, sesekali gunakanlah ulekan batu untuk mengaduk bumbu masakan,

3. Manfaatkan internet untuk mencari gerakan workout,

4. Jangan terlalu banyak main game di depan HP atau komputer, sesekali lakukanlah permainan di luar rumah, dan masih banyak lagi contoh lainnya.

“Teknologi dibuat untuk mempermudah kehidupan kita bukan untuk menjadikan kita malas”

Sumber: codepolitan

Editor: pentium4

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Si Penyintas Tangguh: Mengenal Lebih Dekat Dunia Kecoak

Kecoak termasuk dalam ordo Blattodea, kelompok serangga yang memiliki lebih dari 4.500 spesies di seluruh…

2 days yang lalu

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sulsel 10-12 April 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk…

6 days yang lalu

Makassar Segera Miliki PSEL Senilai Rp3 Triliun, Solusi Sampah Jadi Energi Terbarukan

Langkah besar diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi krisis sampah…

1 week yang lalu

Nanas: Si Raja Tropis yang Tak Hanya Segar, Tapi Juga “Sakti” bagi Kesehatan

Siapa yang bisa menolak kesegaran nanas di siang hari yang terik? Buah bernama latin Ananas…

1 week yang lalu

Prestasi Gemilang! Kelulusan SNBP SMAN 20 Makassar 2026 Meningkat Pesat

Kabar membanggakan datang dari SMAN 20 Makassar. Sebanyak 34 siswa dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi…

2 weeks yang lalu

Mulai 1 April 2026, Tarif Trans Sulsel Pelajar hingga Lansia Turun Jadi Rp2.000

Kabar gembira bagi pengguna transportasi publik di Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memberlakukan…

2 weeks yang lalu