Kabar gembira datang bagi warga Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Setelah sekian lama menjadi sorotan tajam publik akibat kondisi jalan yang rusak parah dan menyerupai “kubangan kerbau”, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya resmi memulai proses perbaikan pada Minggu (29/3/2026) subuh.
​Pantauan di lokasi berdasarkan informasi dari Instagram resmi Gubernur Sulsel, sejumlah alat berat dan material pengaspalan sudah mulai diturunkan sejak dini hari. Langkah ini diambil guna menghindari kemacetan parah yang kerap terjadi di jalur penghubung vital antara Kabupaten Maros dan Kota Makassar tersebut.
Gubernur menjelaskan bahwa keterlambatan pengerjaan bukan karena pengabaian, melainkan adanya prosedur administrasi ketat yang harus dipatuhi. Tertib administrasi merupakan syarat mutlak dalam menjalankan roda pemerintahan yang transparan.
“Pengerjaan sementara jalan Moncongloe yang telah rusak parah. Paket pekerjaan permanen termasuk talud dan aspal masuk dalam paket 6 Multiyears Project yang sedang tahap lelang saat ini,” jelas Sudirman.
“Mohon kepada seluruh warga agar bersabar karena tertib administrasi menjadi persyaratan multak dalam pemerintahan meliputi tahapan penganggaran 2025, lelang awal tahun dan pekerjaan setelah ada pemenang,” tutupnya.
Dengan masuknya proyek ini ke dalam skema Multiyears Project, diharapkan kualitas jalan Moncongloe nantinya jauh lebih kokoh dibandingkan perbaikan rutin biasa. Pembangunan talud menjadi poin krusial agar jalan tidak mudah tergerus air, mengingat drainase di wilayah tersebut sering kali menjadi pemicu kerusakan aspal.
Pemerintah Provinsi mengimbau warga untuk tetap berhati-hati saat melintasi area pengerjaan dan memberikan dukungan penuh agar proses administrasi serta pengerjaan fisik di lapangan dapat berjalan tanpa kendala berarti.



