Setelah masa sosialisasi dan operasional gratis berakhir, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perhubungan resmi mengumumkan bahwa layanan bus Trans Sulsel akan mulai berbayar per 1 April 2026.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan serta pemeliharaan armada agar transportasi publik di Sulawesi Selatan tetap prima dan berkelanjutan.
Rincian Tarif Trans Sulsel
Berdasarkan kebijakan terbaru, skema tarif yang diberlakukan bersifat flat (rata) untuk seluruh koridor yang tersedia:
Metode Pembayaran: Wajib Non-Tunai (Cashless)
Guna mendukung digitalisasi transportasi dan efisiensi di lapangan, Trans Sulsel tidak menerima pembayaran tunai. Penumpang diwajibkan menggunakan metode pembayaran elektronik sebagai berikut:
1.Kartu Uang Elektronik (Tap Cash):
Penumpang dapat menggunakan kartu dari berbagai bank penyedia, seperti:
Cukup lakukan “tap” pada mesin Reader yang tersedia di dalam bus saat naik.
2.QRIS (Dompet Digital):
Bagi pengguna smartphone, pembayaran dapat dilakukan dengan memindai kode QRIS yang tertera di armada menggunakan aplikasi seperti:
GoPay, OVO, Dana, LinkAja.
Mobile Banking (M-Banking) seluruh bank.
Aplikasi Trans Sulsel:
Penumpang disarankan mengunduh aplikasi Trans Sulsel untuk memantau rute, jadwal keberangkatan secara real-time, serta melakukan integrasi pembayaran jika tersedia fitur terbaru.
Jakarta, – Di tengah tekanan global dan potensi gangguan pasokan pangan dunia, Indonesia justru menunjukkan…
Semangat perjuangan R.A. Kartini kembali bergelora di SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar. Melalui kolaborasi apik…
Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMA Negeri 1 Makassar resmi merilis jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru…
Kabar baik bagi warga Kota Makassar dan pengguna jalan lintas Kabupaten Gowa. Pemerintah Provinsi Sulawesi…
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat tren positif dalam kepatuhan perpajakan tahun ini. Hingga…
Kecoak termasuk dalam ordo Blattodea, kelompok serangga yang memiliki lebih dari 4.500 spesies di seluruh…