Makassar

Tembus 4.000 Unit! Coffee Shop di Makassar jadi Penggerak Ekonomi Kota

Wajah Kota Makassar kini semakin dipenuhi dengan aroma kopi di setiap sudutnya. Memasuki kuartal pertama tahun 2026, industri kafe dan coffee shop di “Kota Daeng” ini mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa agresif.

​Berdasarkan data terbaru, jumlah kedai kopi di Makassar diperkirakan telah menembus angka 3.800 hingga 4.000 unit. Angka ini mencakup skala usaha mikro (UMKM), kedai kontainer, hingga franchise berskala internasional. Pertumbuhan ini melonjak tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mempertegas status Makassar sebagai salah satu kiblat budaya kopi di Indonesia Timur.

  1. Penggerak Ekonomi Kota

​Bukan hanya sekadar tren gaya hidup, menjamurnya kafe ini menjadi mesin uang baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menunjukkan bahwa hingga awal 2026, terdapat sekitar 858 kafe skala menengah-atas yang aktif sebagai wajib pajak. ​Sektor ini diproyeksikan menyumbang lebih dari Rp60 miliar ke kas daerah melalui pajak restoran dan hiburan pada tahun ini.

  1. ​Modal Bisnis: Dari Belasan Juta hingga Miliaran

​Bagi warga Makassar yang ingin mencicipi manisnya bisnis ini, modal yang dibutuhkan cukup bervariatif. Untuk skala Booth atau Container, pelaku usaha bisa memulai dengan modal di kisaran Rp12 – 20 juta.

Sementara kafe kelas medium dengan konsep ruko atau halaman biasa, membutuhkan modal mulai dari Rp140-250 juta.

Namun, untuk kafe konsep premium dengan mesin espresso kelas atas dan desain interior mewah, investasi yang dikucurkan bisa mencapai Rp650 juta hingga di atas Rp1 miliar.

  1. ​Tips Bertahan di Tengah Persaingan

​Dengan ribuan kompetitor, para pemilik kafe diimbau untuk tidak hanya menjual rasa. Fasilitas seperti Wi-Fi kecepatan tinggi, colokan listrik yang memadai, kursi yang nyaman, area kafe yang bersih serta desain ruangan yang instagrammable menjadi kunci utama agar tidak ditinggalkan pelanggan Gen Z dan Millennial.

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Dinkes Sulsel Perketat Pengawasan Antisipasi Influenza A

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza…

1 week yang lalu

Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau

Pengembangan bioenergi tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan…

2 weeks yang lalu

Dulu Antre Makan Gratis, Kini Jadi Triliuner Teknologi

Kisah hidup Jan Koum menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial dan masa lalu yang kurang…

3 weeks yang lalu

Bos Nvidia: Chip Buatan China Tinggal Hitungan Nanodetik Saja di Belakang AS

Amerika Serikat dan China tak hentinya berkompetisi mengembangkan teknologi paling canggih. Di industri semikonduktor, khususnya…

4 weeks yang lalu

Harga Emas Dunia Turun 1,8% Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Inflasi AS

Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin, setelah lonjakan harga…

4 weeks yang lalu

KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis

Presiden Prabowo dorong negara BRICS manfaatkan ekonomi hijau dan mineral kritis untuk perkuat posisi dalam…

1 month yang lalu