Inspiratif

Made, Anak Penjual Tempe Juara Olimpiade Sains Nasional

Keterbatasan biaya bukanlah menjadi alasan untuk tidak dapat meraih prestasi, bermodalkan tekad dan kemauan yang kuat kita bisa raih apapun yang kita inginkan di dunia ini.

Salah satu sosok yang pantas dijadikan contoh atas deskripsi tersebut ialah Ahmad Darmansyah, seorang anak penjual tempe asal Kabupaten Kebumen, Jawa tengah. Setelah lulus sekolah dasar, ia berusaha untuk tetap melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMP.

Orang tuanya hanyalah penjual tempe, Made, begitu ia sering disapa, sepertinya harus mengubur hasratnya mengenyam pendidikan, karena hanya karena finansial keluarga.

Semangat belajar Made tidak diragukan, sampai ia harus mencarinya jauh hingga ratusan kilometer dari kampung halamannya. Smart Ekselensia yang berada di Bogor, Jawa Barat menjadi destinasi baru atas harapan made melanjutkan pendidikan.

Sekolah tersebut memberikannya kesempatan mengenyam pendidikan tingkat SMP hingga SMA secera gratis. Hal tersebut tidak Made sia-siakan. Baginya, Smart Ekselensi menjadi harapan baru atas cita-citanya.

Prestasi demi prestasi Made ukir selama berada di bangku Smart Ekselensia. Puncaknya, Made berhasil mendapat medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) cabang Biologi saat SMP. Hal tersebut menjadi kado indah bagi orang tuanya di Kebumen. Kini, Made anak penjual tempe, bertransformasi menjadi juara olimpiade sains.

Kegigihan dan konsistensi Made dalam belajar adalah kunci keberhasilannya. Kesempatan mengenyam pendidikan gratis lewat Smart Ekselensia benar-benar dimanfaatkan olehnya. Tidak sulit bagi seorang Made untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dengan prestasinya yang memukau, banyak universitas yang membuka lebar pintu gerbangnya untuk seorang Made. Ketika lulus dari Smart Ekselensia, Made diterima di dua universitas favorit sekaligus.

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) sama-sama menerima Made. Pada akhirnya Made memilih melanjutkan di STAN. Hingga kini, Made sedang menyibukan diri mengabdi ke negara di Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

Kisah keberhasilan yang dialami Made menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya. Kisah gigihnya menggerakan adik kelasnya untuk bisa mengukir kisah yang lebih sukses.

Follow kami juga di:

Editor: MAA

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Di Tengah Ancaman Global, Cadangan Beras RI 5 Juta Ton, DPR Angkat Topi

Jakarta, – Di tengah tekanan global dan potensi gangguan pasokan pangan dunia, Indonesia justru menunjukkan…

4 months yang lalu

Sinergi Orang Tua dan Budaya: Kartini Fest 2026 SMANSA Makassar Berlangsung Meriah

Semangat perjuangan R.A. Kartini kembali bergelora di SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar. Melalui kolaborasi apik…

4 months yang lalu

SMA Negeri 1 Makassar Buka Pendaftaran Siswa Baru 2026, Simak Jadwal dan Jalur Masuknya!

​Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMA Negeri 1 Makassar resmi merilis jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru…

4 months yang lalu

Wujudkan Konektivitas, Pemprov Sulsel Mulai Pengaspalan Jalan Aroepala Makassar Melalui Proyek MYP

Kabar baik bagi warga Kota Makassar dan pengguna jalan lintas Kabupaten Gowa. Pemerintah Provinsi Sulawesi…

4 months yang lalu

​H-2 Minggu Batas Lapor SPT 2026: 11,2 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor, DJP Ingatkan Sanksi Denda

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat tren positif dalam kepatuhan perpajakan tahun ini. Hingga…

4 months yang lalu

Si Penyintas Tangguh: Mengenal Lebih Dekat Dunia Kecoak

Kecoak termasuk dalam ordo Blattodea, kelompok serangga yang memiliki lebih dari 4.500 spesies di seluruh…

4 months yang lalu