Fenomena

Ulah Petugas Maskapai Bikin Ibu Ngamuk di Bandara

Pagi ini viral berita soal penumpang Lion Air protes soal bagasi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Esa Sinaga Mesha, yang tengah dalam perjalanan menuju Bandara Kualanamu, Sumut menyebut dalam videonya anak balitanya disuruh membawa bagasi 7 kg sendiri
Rombongan Esa terdiri dari 6 orang, 4 dewasa dan 2 anak kecil. Saat akan masuk pesawat, Esa terlibat cekcok dengan petugas Lion Air terkait bagasi yang dibawa. Esa menyebut barang anaknya yang berusia 3,5 tahun tidak boleh dia bawakan. Hingga akhirnya dia ditinggal pesawat

Sementara itu dilansir dari detikcom, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan hal tersebut. Danang mengatakan saat proses check-in, penumpang melaporkan tiga bagasi tercatat total 30 kg dan empat bagasi kabin. Petugas layanan darat (ground handling) memberikan tanda label kuning (baggage tag) pada keempat barang bawaan tersebut.

Petugas ground handling lalu melihat bagasi kabin yang dibawa penumpang tersebut ternyata ada 9. Petugas lalu mengatakan bahwa jumlah itu melebihi batas. 
Danang menjelaskan bahwa setiap penumpang (kecuali bayi) diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/bahan bacaan/kamera/tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku menurut maksimum dimensi bagasi kabin tidak lebih dari 40 cm x 30 cm x 20 cm. Kategori anak (child) usia 2- 12 tahun juga mempunyai jatah dan diperbolehkan membawa bagasi kabin menurut ukuran standar. 
Menurut Danang, saat itu petugas menyarankan agar barang bawaan lain dibagasikan tetapi penumpang menolak. Situasi ini terjadi cukup lama di waiting room saat final boarding. Petugas darat lainnya ketika itu menginformasikan kepada kru pesawat, masih ada penumpang di ruang tunggu yangsedang menyelesaikan kapasitas barang bawaan

Danang sebutkan, karena waktu keberangkatan sudah sesuai dan Lion Air tengah menjaga kinerja ketepatan waktu, maka pilot memutuskan menutup pintu dan kemudian lepas landas

Sumber : infia_fact

Disqus Comments Loading...

Artikel Terbaru

Dinkes Sulsel Perketat Pengawasan Antisipasi Influenza A

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza…

2 weeks yang lalu

Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau

Pengembangan bioenergi tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan…

3 weeks yang lalu

Dulu Antre Makan Gratis, Kini Jadi Triliuner Teknologi

Kisah hidup Jan Koum menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial dan masa lalu yang kurang…

1 month yang lalu

Bos Nvidia: Chip Buatan China Tinggal Hitungan Nanodetik Saja di Belakang AS

Amerika Serikat dan China tak hentinya berkompetisi mengembangkan teknologi paling canggih. Di industri semikonduktor, khususnya…

1 month yang lalu

Harga Emas Dunia Turun 1,8% Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Inflasi AS

Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin, setelah lonjakan harga…

1 month yang lalu

KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis

Presiden Prabowo dorong negara BRICS manfaatkan ekonomi hijau dan mineral kritis untuk perkuat posisi dalam…

1 month yang lalu