Waspada Bakteri pada Handuk! 450 Kali Lebih Banyak dari Dudukan Toilet

Posted on

Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik, Ayman Alatas, menyebutkan bahwa 90% handuk yang kita gunakan sehari-hari mengandung bakteri yang ada di feses. Bahkan setelah 3 hari, jumlahnya berkembang menjadi 450 kali lebih banyak dari dudukan toilet.

Lebih lanjut, Ayman menjaskan bahwa dalam perspektif Mikrobiologi Klinik, handuk yang hanya digantung setelah digunakan, terutama di ruangan lembap dengan sirkulasi udara buruk, sering kali tidak benar-benar kering di bagian dalam dan lipatannya, sehingga menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur.

Saat handuk yang masih lembap ini digunakan untuk mengeringkan kulit, mikroorganisme tersebut dapat berpindah dan menyebabkan berbagai infeksi seperti jerawat, folikulitis, infeksi jamur pada kulit, atau iritasi pada area kulit sensitif dan luka kecil.

Ayman menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu memastikan handuk benar-benar kering dengan penjemuran di tempat terbuka dan terkena sinar matahari, lalu handuk sebaiknya diganti dan dicuci setiap sekitar 2-3 hari (3x penggunaan) untuk mencegah akumulasi mikroba dan mengurangi risiko infeksi.

Menurut Ayman, akan lebih baik lagi jika handuk dicuci di suhu 40⁰ C agar bakteri mati namun dengan tetap memperhatikan bahan handuk tersebut.

“Gapapa kok, cuma suka bahannya jadi rusak, atau warm water 40-60 C, cuma ada waktu didiemin dulu, biasanya dimesin cuci suka ada pilihannya,” tulis Ayman dalam komentarnya.